Memiliki anak yang kreatif dan cerdas adalah impian semua orang tua.
Membangun kecerdasan anak, sepenuhnya adalah kewajiban Anda sebagai
orang tua. Oleh karena itu, Anda harus mempelajari hal-hal yang dapat
Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir anak.
Seperti dilansir dari ivillage, berikut ini 15 hal yang dapat Anda
lakukan untuk membantu meningkatkan kecerdasan intelektual anak, antara
lain:
1. Sediakan sarapan sehat setiap pagi
Menurut penelitian yang dilakukan di Ulm University, Jerman, pelajar
yang mengawali hari dengan sarapan pagi setiap harinya, memiliki memori
yang tajam dan lebih waspada dibandingkan dengan pelajar lain yang
melewatkan sarapan pagi.
Sebuah studi dari Inggris juga menemukan bahwa sarapan yang kaya
karbohidrat kompleks membantu anak-anak mempertahankan kinerja mental,
khususnya mempengaruhi perhatian dan memori.
Berikan sarapan sehat seperti buah, sereal gandum, susu rendah lemak dan
makanan kaya protein seperti kacang-kacangan dan telur agar anak
mendapatkan sumber utama bahan bakar yang dibutuhkan otak.
2. Berikan beberapa pertanyaan untuk memancing ide anak
Tanyakan kepada anak beberapa pertanyaan, seperti bagaimana harinya di
sekolah, atau dimana liburan terbaik menurutnya. Hal ini akan mendorong
anak Anda untuk memikirkan ide-ide baru yang dapat membantu menciptakan
hubungan saraf baru di otak.
3. Bangun suasana keluarga yang hangat
Penelitian menunjukkan bahwa suasana emosional yang hangat dan stabil
sangat penting untuk perkembangan fungsi kognitif dan ketrampilan anak.
Sebaliknya, anak-anak dengan orang tua yang keras memiliki risiko yang
lebih besar terhadap masalah ketrampilan.
4. Memprioritaskan jam tidur anak
Jika anak Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk tidur, dirinya mungkin akan kehilangan kemampuan otak yang berharga.
Tidur mempengaruhi setiap aspek fungsi kognitif anak, termasuk perhatian, memori, pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.
Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang tidak mendapatkan
cukup tidur lebih mungkin untuk berperilaku buruk di sekolah dan
kesulitan memusatkan perhatian pada pelajaran.
Tetapkan waktu tidur yang konsisten dan waktu bangun untuk anak Anda,
matikan TV, komputer atau perangkat lain dua jam sebelum anak berangkat
tidur.
5. Penuhi asupan asam lemak omega-3 pada anak
Asam lemak omega-3 bermanfaat bagi otak dengan mengaktifkan area otak
yang berpotensi mendorong peningkatan perhatian, memori dan aspek
kognitif lainnya.
Berikan suplemen minyak ikan dan beberapa makanan lain yang diperkaya oleh asam lemak omega-3 dan DHA.
6. Ajak anak berolahraga
Aktivitas fisik yang teratur bermanfaat terhadap kesehatan secara keseluruhan dan juga fungsi otak.
Sebuah penelitian terbaru di Medical College of Georgia di Augusta
menemukan bahwa ketika anak-anak yang kelebihan berat badan pada usia 7
sampai 11 dan berolahraga selama 20 atau 40 menit sehari, mengalami
perbaikan fungsi kognitif otak setelah 13 minggu.
Hal tersebut terjadi karena gerak mengaktifkan daerah penting di otak
yang mempengaruhi daya pikir anak. Ajak anak untuk melakukan olahraga
pilihannya atau ajaklah anak bersepeda secara rutin.
7. Kenalkan permainan edukatif pada anak
Permainan seperti teka-teki membutuhkan ketrampilan, strategi dan memori
otak untuk menyelesaikannya. Bermain permainan yang edukatif dapat
membantu otak anak Anda menjalin hubungan saraf baru.
8. Batasi waktu anak menonton TV
Terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk menonton TV dan bermain video
game telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kelebihan berat badan,
makan makanan tidak sehat dan hal lainnya yang berhubungan dengan
masalah kesehatan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa siswa yang menghabiskan lebih
banyak waktu menonton TV selama minggu, tidak dapat menunjukkan
kemampuan terbaiknya di sekolah.
American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk membatasi waktu menonton TV maksimal dua jam per hari.
9. Sediakan camilan sehat untuk anak
Makanan ringan dapat memberikan tambahan asupan pada otak, tetapi tergantung pada konten gizinya.
Para peneliti di University of Southern California Institute for
Prevention Research menemukan bahwa kemampuan fungsi kognitif anak
berhubungan negatif dengan asupan makanan ringan yang tinggi kalori dan
berhubungan positif dengan asupan buah dan sayuran.
Anak-anak yang kurang makan tidak memiliki nutrisi yang tepat untuk
perkembangan otak, sehingga penuhi kebutuhan makanan anak dengan
emnyediakan makanan ringan yang sehat.
10. Ajak anak berlatih memainkan alat musik
Peneliti dari Perancis menyatakan bahwa pelatihan musik selama 6 bulan saja dapat mempengaruhi kemampuan kognitif anak.
Kemampuan membaca anak meningkat dan anak menjadi mudah menangkap arah
pembicaraan orang lain. Pelatihan musik juga mendorong pengembangan
saraf yang tercermin dalam pola tertentu dari gelombang otak.
11. Berikan asupan vitamin melalui buah dan sayuran
Buah dan sayuran yang sarat akan kandungan vitamin dan mineral dapat
meningkatkan kesehatan phytochemical. Buah dan sayuran juga kaya
antioksidan, yang melawan radikal bebas dan melindungi perkembangan
otaknya.
Dalam studi di University of Southampton di Inggris menemukan bahwa anak
yang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan memiliki skor IQ lebih tinggi
baik secara keseluruhan maupun verbal.
12. Bantu anak mengatasi stres
Stres pada anak dapat mengganggu fungsi otaknya. Dalam sebuah penelitian
terhadap anak-anak usia 9 sampai 12 tahun, para peneliti di University
of Malaga di Spanyol menemukan bahwa anak yang merasa stres memiliki
hasil ujian yang melibatkan kecepatan memori dan perhatian yang lebih
buruk daripada anak-anak yang tidak stres.
Jika anak Anda cemas tentang suatu hal, ajak anak berkomunikasi dan
selesaikan masalah yang dialamai anak bersama. Ajak anak melakukan
hal-hal yang menyenangkan agar terhindar dari stres.
13. Kurangi kebisingan
Penelitian yang dilakukan di University of London menemukan bahwa
anak-anak yang tinggal di lingkungan yang bising akan kesulitan dalam
memahami buku yang dibacanya.
Sementara itu, peneliti dari Kyoto University di Jepang menemukan bahwa
anak-anak yang secara konsisten terkena kebisingan memiliki nilai yang
lebih rendah pada tes memori.
Jika lingkungan rumah Anda rentan dengan kebisingan eksternal, lakukan
langkah-langkah seperti memasang jendela ganda, tirai yang berat dan
alat peredam kebisingan.
14. Biarkan anak Anda mengakrabkan diri dengan alam
Menghabiskan waktu di luar rumah dapat meningkatkan fungsi otak anak
Anda, terutama perhatian, konsentrasi, kontrol impuls dan memori.
Alam tampaknya meremajakan otak dengan memberikan kesempatan pada mental otot untuk beristirahat.
Biarkan anak bermain-main di alam setidaknya selama 20 menit sehari.
Anak dapat menghabiskan waktu di alam dengan membaca buku di taman,
bersepeda di jalanan yang ditumbuhi pepohonan, dan bermain sepak bola.
15. Rapikan rumah Anda
Keadaan rumah yang berantakan dan tidak teratur mengarah pada pikiran
yang kacau. Penelitian menunjukkan bahwa keadaan rumah yang berantakan
dapat mempengaruhi fungsi intelektual anak.
Anak-anak yang berkembang dalam lingkungan yang rapi dan terstruktur, memiliki daya pikir yang lebih cemerlang dan fokus.
Sumber Artikel
0 komentar:
Posting Komentar